Monday, 31 August 2009
Tersenyumlah
Kuinginkan kau hadir di dalam setiap langkahku...
Temani hari-hariku...
Dan semua yang ada padamu akan selalu...
Terbias indah dalam benakku... Hangatkan dingin hatiku...Dalam sepi kau datang dan berkata...
Tersenyumlah... Tersenyumlah...
Tersenyum saat cinta buat kau terluka...
Tersenyumlah... Tersenyumlah...
Tersenyum saat cinta buat kau bahagia...
Temani hari-hariku...
Dan semua yang ada padamu akan selalu...
Terbias indah dalam benakku... Hangatkan dingin hatiku...Dalam sepi kau datang dan berkata...
Tersenyumlah... Tersenyumlah...
Tersenyum saat cinta buat kau terluka...
Tersenyumlah... Tersenyumlah...
Tersenyum saat cinta buat kau bahagia...
Underground Stage
Ada banyak mata...Menatap dan menunggu...
Apa yang kan terjadi di atas sini...
Dan tiba saatnya...Meriahkan suasana...
Mainkan lagu yang mereka mau...
Dan kita menari tanpa pedulikan waktu...
Rasa bosan kini tak lagi mengganggu...
Ikuti geraknya disetiap lagu...
Dan teriak... Ikuti suaraku...
Apa yang kan terjadi di atas sini...
Dan tiba saatnya...Meriahkan suasana...
Mainkan lagu yang mereka mau...
Dan kita menari tanpa pedulikan waktu...
Rasa bosan kini tak lagi mengganggu...
Ikuti geraknya disetiap lagu...
Dan teriak... Ikuti suaraku...
Amnesia
Hati kecilku bertanya siapa diriku?
Mengapa ku di sini di dalam sepi?
Dunia yang aku lihat, mereka bahagia...
Apakah mereka telah temukan yang mereka cari?
Masalah datang m'buat ku resah...
Ku cari cara untuk hibur diriku...
Tarik nafas panjang dan hembuskan
Dan kukatakan dunia ini indah...
Dalam kebingungan ini aku temukan...
Satu hal yang ku suka...cinta...
Mengapa ku di sini di dalam sepi?
Dunia yang aku lihat, mereka bahagia...
Apakah mereka telah temukan yang mereka cari?
Masalah datang m'buat ku resah...
Ku cari cara untuk hibur diriku...
Tarik nafas panjang dan hembuskan
Dan kukatakan dunia ini indah...
Dalam kebingungan ini aku temukan...
Satu hal yang ku suka...cinta...
Mempelai Kecil
Di tepi sungai berair jernih...
Taman yang indah menyambut sepasang mempelai kecil
Bermain riang dengan gaun dan mahkotanya...
Sang Putri pun tertawa...
Lihat pangerannya datang...
Wajahnya merah karena tersipu malu...
Lugu hati mengharapkannya...
Oh...Tepuk tangan mereka iringi lagu...
Oh...Bernyanyi dan menari bersama...
Taman yang indah menyambut sepasang mempelai kecil
Bermain riang dengan gaun dan mahkotanya...
Sang Putri pun tertawa...
Lihat pangerannya datang...
Wajahnya merah karena tersipu malu...
Lugu hati mengharapkannya...
Oh...Tepuk tangan mereka iringi lagu...
Oh...Bernyanyi dan menari bersama...
Cermin
Seseorang dengan nanar berjalan sambil tertawa-tawa tanpa sadar sudah berjalan dan berbelok tiga kali ke tempat semula dan melihat seorang lain sedang menangis tersedu-sedu dan bertanya " hey kamu kenapa? kamu siapa?" orang tersebut tidak mejawab. Karena terlalu lelah orang yang sedang mabuk tersebut bersandar dan tertidur. Keesokan paginya dia terbangun dan terkejut ternyata orang yang dia ajak bicara adalah bayangan dirinya sendiri yang terpantul dalam sebuah cermin.
Subscribe to:
Posts (Atom)
